"SEHAT" ISME

Written by Dr. Aji Hoesodo

Banyak pandangan para ahli dalam memandang kata "sehat", hal ini tidak bisa dipungkiri karena seiring dengan perkembangan jaman dan budaya, maka makna sehat pun menjadi bergeser, lebih dalam dan berakulturasi dengan paradigma yang dianutnya.

Sebagai contoh sejarah mengenai sehat isme di dalam pandangan kedokteran tradisional Cina, konsep dan makna dari sehat atau kesehatan selaras dan seiring dengan sejarah panjang dari kebudayaan bangsa Cina sendiri. Walaupun sekarang era modern dengan basis teknologi kedokteran super canggih, namun kedokteran Cina tidak lantas mati termakan jaman. Malahan beberapa kasus menunjukkan keunggulan kompetitif dibandingkan kedokteran modern. Terbukti banyak orang menerima sistem pengobatan ini dan mengakui efikasi dan efektifitas dari treatment ini.

Salah satu hasil pengamatan penulis sewaktu mengikuti pendidikan di Cina, bahwa banyak kasus jantung koroner, hanya dengan murah diobati red gingseng yang di packaging sedemikian rupa, dan hasilnya luuuaarr biasa ongkosnya sangat murah untuk menyembuhkan penyakit semahal ini. Coba anda bayangkan, kalau operasi jantung koroner (by pass) dilakukan dengan metoda kedokteran modern, bisa memakan ongkos di atas Rp 100 juta, belum termasuk maintenance pasca operasi. Dan hasilnya apa sudahmenjamin 100 % pasien sehat dan tidak terjadi resiko kematian?

Pengalaman lain yang kami temui dilapangan, sewaktu di Cina pengobatan untuk orang yang menderita gagal ginjal terminal, disana secara sederhana cukup diterapi dengan ligustrazine dengan tambahan diet rendah garan dan rendah protein. Dan hasilnya secara umum menunjukkan kesembuhan setelah dilakukan treatment 10 kali. Coba anda bayangkan jika di dunia kedokteran modern, pasien dengan simtoms seperti itu pasti sudah di hemodialisis. Anda tahu pasien dengan penyakit seperti itu paling tidak seminggu 1 sampai 2 kali di HD ( cuci darah ) dan biaya yang harus ditanggung Rp 350 - Rp 600 ribu per sekali HD.

Banyak pengalaman penulis dalam melihat fonomena medis ini, dimana kesehatan seseorang terlebih lagi istilah sehat akhirnya mempunyai makna yang kompleks. Misalnya konsep mana yang benar Curing the disease atau curing the human? Kita pasti tahu kalau curing the disease itu berarti mengobati penyakit, tapi ada pasien masih mengeluh sakit walaupun dokter sudah menyatakan sehat hal ini dengan ditunjukkan hasil laboratorium.

Mungkin kedokteran modern lupa bahwa melihat pasien tidak sekedar melihat hasil darahnya, tapi masih ada spirit atau jiwa yang tidak ikut terobati. Jadi sekarang di alam yang konon serba modern ini, justru dengan kemodernannya, banyak orang yang perlu jiwanya diobati, walaupun secara simtomatis bisa menyerang organis (lihat tentang konsep Meta Medicine). Jadi justeru dialam modern ini sangat perlu memasukan unsur spirit dalam wacana kesehatan yang holistik. Maka slogan curing the human hendaknya menjadi wacana yang dikedepankan dalam sitem pengobatan era modern ini.

Kembali pada konsep sehat menurut falsafah kebudayaan Cina,bahwa orang dikatakan sehat kalau tercapainya keseimbangan Yin Yang didalam tubuhnya. Dalam buku Fengshui Medicine yang saya tulis sebelumnya, disebutkan bahwa ada 12 meridian utama di mana terdiri dari organ zang dan fu, organ padat dan organ berongga. Ada organ Yin dan ada organ Yang.

Orang akan sakit kalau terjadi tidak seimbangnya organ Yin dan organ Yang, mungkin terlalu Yin atau mungkin terlalu Yang. Jika terlalu Yin dikatakan sindrom penyakit Organ Yin, dimana dilakukan terapi atau intervensi tonifikasi (penguatan) sehingga Yin akan seimbang lagi. Begitu sebaliknya jika tubuh mengalami sindrom Organ Yang, maka intervensi yang dilakukan dengan sedasi atau pelemahan supaya Yang seimbang lagi dengan Yin nya.

Intervensi ini dilakukan di lintasan organ yang terganggu. Kondisi kestabilan ini juga didisebutkan dalam kedokteran modern sebagai kondisi homeostasius (equilibrium). Bentuk intervensi ini bermacam-macam ada yang dengan obat, akupunktur, maupun intervensi lain misal diet, spiritual dan lain-lain. Dalam panduan chinese materia medica, berbagai macam obat dilansir bekerjasesuai dengan prinsip kerja meridian dan sindromnya. Misal ada obat yang bekerja  dari arah dalam keluar tubuh, dari bawah keatas dan sebagainya. Untuk mendefinisikan  orang ini sehat atau sakit biasanya digunakan palpasi nadi untuk melihat organ mana yang lemah, cin kuan che nadi kanan dan kiri.
Setelah dikombiasikan dengan pengamatan lidah (lagi-lagi berdasarkan perhitungan sindrom yin yang) maka baru bisa disimpulkan bahwa pasien akan dinyatakan sindrom Organ Yin atau Yang tertentu.

Dalam pandangan Dr. Samuael Hahnemann, seorang dokter lulusan Leipzig University, dia menolak konsep drug power yang pada mulanya diagungkan sebagai dewa penolong, seperti penemuan obat-obat kimia dan antibiotika, yang dalam pemakaian jangka panjangnya justru akan menimbulkan penyakit baru. Maka Dr.Samuel Hahnemann mengkoreksi dunia sehat modern ini dengan falsafah barunya LIKE CURE LIKE, SIMILAR SIMILIBUS CURENTUR artinya sama mengobati yang sama. Hal ini diyakininya setelah beliau melakukan penelitian terhadap kasiat kulit kina, maksudnya jika ekstrak kina dimakan orang sehat maka orang tersebut akan menampakkan gejala seperti orang yang sakit malaria. Sampai akhirnya beliau mempu mengkodifikasikan obat-obat yang dari bahan alami kemudian dipotensikan menjadi buku homeopathy materia medica yang disusun lagi oleh penerusnya Dr. John Taylor Kent.

Jika orang sakit berati tidak sehat, maka disini akan di explore semua simtoms yang dirasakan termasuk faktor mind dan spiritnya. Kemudian setelah disusun konstitusinya maka akan dicari padanan obatnya dengan melihat drug picture nya. Dengan diberikannya obat homeopati ini maka tubuh akan timbul artificial disease yang secara cepat atau lambat akan mendepak penyakit yag sebenarnya. Jadi kesembuhan dari penyakit ini adalah bagaimana upaya tubuh dan jiwa dalam mengeyahkan penyakitnya untuk mencapai kondisi sehat. Rumah sakit homeopati yang paling terkenal sampai sekarang adalah The Royal London Homeopathic, UK, dimana anggota keluarga kerajaan Inggris mengacu sistem pengobatannya secara eksklusif di rumah sakit ini

Diatas merupakan sekelumit masalah isme tentang konsep sehat dan kesehatan, masih bayak lagi isme-isme yang mengupas masalah ini. Termasuk pandangan agama terhadap masalah kesehatan dan sehat ini. Hampir semua agama menyinggung masalah ini. Di Islam misalnya mengenal puasa dan bahkan ada suatu ayat yang menyebutkan "Janganlah kamu berlebih-lebihan" Jika ayat ini kita renungkan makan sangat dalam sekali artinya jika kita hubungkan dengan masalah kesehatan. Misal saja orang yang berlebih-lebihan dalam hal makan maka, akan menjadi obesitas dan kita tahu bahwa obesitas merupakan sumber dari segala penyakit misalnya jantung, diabetes, asam urat, dan masih banyak penyakit komplikasi akibat obesitas ini. Dalam dunia medis diyakini bahwa bentuk tubuh yang ideal atau proporsional merupakan representasi sehat. Jadi jika anda merasa tubuh anda tidak proporsional berusahalah menjadiproporsional salah satunya dengan puasa atau diet.

Artikel singkat ini dimaksudkan untuk dijadikan sumber inspirasi dan motivasi untuk hidup lebih sehat dan bermakna, dan kita akan mempunyai wacana rasional yang baik sebagai objek maupun subjek bagi kesehatan diri kita sendiri, manakala kita tahu lebih banyak isme-isme tentang sehat dan hidup sehat.

 

Advertisement

Online Chat

comes_onweb

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Your IP: 54.226.172.30

Contact

CORRESPONDENCE
Alamanda Tower lt 17 AB,
Thamrin Residences,
Jl. Thamrin Boulevard
Jakarta 10340

CALL :
TEL / FAX:  (021)7522698

CONTACT :
Email : ahoesodo@gmail.com
YM : ahoesodo@yahoo.com

Maaf, tidak melayani konsultasi hukum online