Unsolicited Project ( jilid 2 )-BANGUNLAH BANGSAKU

Written by DR.Dr.A.R.ADJI HOESODO,SH,MM,MH,MSC

Indonesia dengan sumber daya alam yang melimpah harusnya bisa menjadi kekuatan ekonomi yang disegani di dunia, tapi sangat disayangkan bahwa kita memiliki sumber daya manusia yang kurang dari segi skill untuk mengolah sumber daya alam ini menjadi sesuatu yang lebih valuable buat perekonomian bangsa.

Banyak faktor yang mempengaruhi rendahnya pruduktifitas sumber daya manusia Indonesia, salah satunya adalah sikap mental mendewakan melimpahnya sumber daya alam bangsa ini sehingga secara tidak langsung kita menjadi bangsa yang malas karena semua serba ada. Ibarat tongkat kayu jadi tanaman ( lagu koes plus thn 70 an ). Belum lagi political will dari pemerintah beserta politisi yang masih semu dalam mewujudkan etos kerja dalam membangun bangsa, sementara yang ada hanya mempertahankan hegemony kekuasaan sektarian atau kelompok.

Jika kita melihat dan mau bersinergi dalam membangun kekuatan ekonomi yang kuat maka beberapa infrastruktur vital yang menjadi sarana kelancaran kegiatan ekonomi produktif bisa dikaji dan bisa dilaksanakan dengan beberapa catatan.

Penulis terinspirasi dengan formasi belah ketupat dalam struktur masyarakat kita sehingga formasi kelompok menengah yang merupakan agen transformasi pembangunan bisa di jalankan melalui kelompok tengah ini seperti belah ketupat jika dilihat ditengah lebih besar dari kelompok atas maupun bawah.

Disinilah pemerentah sebagai regulator harus bisa memobilisasi kelompok tengah ini menjadi suatu bagian dalam agenda grand design untuk mempercepat kemakmuran ekonomi bagi rakyat Indonesia.
Sangat mudah bagi kelompok tengah untuk melakukan peran yang lebih besar dalam pembangunan ini, yang penting pemerintah membuka kesempatan kelompok ini masuk dalam pengembangan infrastruktur ekonomi yang sangat terbuka dan pemerintah diharapkan mendorong peran tsb dengan diberikannya stimulus yang membuat pelaku ekonomi ini bisa maju dan kuat karena bangsa kita butuh kelompok ini.
Banyak obyek-obyek strategis yang bisa di kategorikan unsolicited project yang pemerintahpun belum menemukan model yang pas untuk dilakukan implementasinya yang secara nyata bisa memberikan kontribusi bagi bangsa Indonesia.

Adapun peluang yang bisa dimasuki sebagai buffer bagi percepatan perekonomian sangat menunggu peran nyata siapapun yang peduli thdp kemajuan bangsa Indonesia.

Berikut adalah obyek infrastruktur yang terbuka bagi ide dan kreatifitas bagi pelaku usaha di Indonesia yang masih stagnan karena rumit dan tidak well informnya regulasi maupun sosialisasinya.

Dalam Perpres no 13 tahun 2010 Pasal 4 disebutkan bahwa :

Jenis infrastruktur yang dapat dikerjasamakan dengan Badan Usaha mencakup:

a. infrastruktur transportasi, meliputi pelayanan jasa kebandarudaraan, penyediaan dan/atau pelayanan jasa kepelabuhanan, sarana dan prasarana perkeretaapian;

b. infrastruktur jalan, meliputi jalan tol dan jembatan tol;

c. infrastruktur pengairan, meliputi saluran pembawa air baku;

d. infrastruktur air minum yang meliputi bangunan pengambilan air baku, jaringan transmisi, jaringan distribusi, instalasi pengolahan air minum;

e. infrastruktur air limbah yang meliputi instalasi pengolah air limbah, jaringan pengumpul dan jaringan utama, dan sarana persampahan yang meliputi pengangkut
dan tempat pembuangan;

f. infrastruktur telekomunikasi dan informatika, meliputi jaringan telekomunikasi dan infrastruktur
e-government;

g. infrastruktur ketenagalistrikan, meliputi pembangkit, termasuk pengembangan tenaga listrik yang berasal dari panas bumi, transmisi, atau distribusi tenaga listrik; dan

h. infrastruktur minyak dan gas bumi, meliputi transmisi dan/atau distribusi minyak dan gas bumi.

Infrastruktur sebagaimana dimaksud diatas dikerjasamakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di sektor bersangkutan.

Jadi dengan demikian tidak ada istilah tidak bisa meningkatkan produktifitas karena listrik sering bayar pet, jika pemerintah tidak mampu menyediakan listrik, maka kita bisa mengajukan untuk menjadi pengusaha yang bekerja sama dengan pemerintah untuk menyediakan listrik agar dunia usaha tidak kekurangan energi dalam menjalankan usaha dibidang sector riil ini.

Dan masih banyak peluang yang bisa di gali dari ide perpres ini, marilah kita sinergikan langkah kita dalam membangun bangsa ini melalui perannya masing-masing tapi tetap dalam satu konsep Indonesia jaya dan makmur.

 

Advertisement

Online Chat

comes_onweb

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Your IP: 54.196.74.153

Contact

CORRESPONDENCE
Alamanda Tower lt 17 AB,
Thamrin Residences,
Jl. Thamrin Boulevard
Jakarta 10340

CALL :
TEL / FAX:  (021)7522698

CONTACT :
Email : ahoesodo@gmail.com
YM : ahoesodo@yahoo.com

Maaf, tidak melayani konsultasi hukum online