BAGAIMANA MERAIH TUJUAN?

Written by Dr. Santi Hoesodo

Apakah anda pernah gagal meraih tujuan? Apa penyebabnya? Apakah hasrat anda menuntaskan suatu tujuan hilang seiring waktu?

Gara-gara terlambat mengambil keputusankah? Pernahkan seseorang mengecewakan anda?
Dan.... banyak lagi alasan-alasan yang berkenaan dengan kegagalan.

Belajarlah men-setting tujuan dengan kuat dan mencari tahu apa saja yang dapat anda lakukan agar goal atau tujuan kita tercapai.

David Molden (2001) menjabarkan 6 elemen sukses untuk mencapai tujuan kita, yaitu:
PERTAMA, Putuskan apa yang anda inginkan dan apa yang tidak anda inginkan - tetapkan tujuan atau goal anda.
KEDUA, Tujuan anda tersebut bermakna - menjadikannya motivasi
KETIGA, Mensejajarkan tujuan dengan misi pribadi - ciptakan kecocokan
KEEMPAT, Pengaruh meta program - pola-pola untuk membantu bukan menghindari
KELIMA, Kekuatan keyakinan - Menyatukan tekad, energi/tenaga, dan komitmen.
KETUJUH, Perjalanan - apa yang anda pelajari

Bagaimana 6 elemen ini bekerja?
Berkenaan dengan point kesatu yaitu penetapan tujuan atau goal, Molden mencontohkan suatu  tujuan sederhana yaitu:
Tujuan/Goal:  "Saya ingin dipromosikan"
Simple! namun tanpa outcome tujuan yang jelas energi kita untuk mencapai target tersebut AKAN TIDAK JELAS.
Tahapan ini bisa dilalui dengan satu set goal outcome yang baik yang disingkat dengan istilah PRIEST yaitu:

P - Positively Stated
Nyatakan hasil dengan kalimat positif mengenai apa yang anda inginkan
contoh: Saya ingin dipromosikan
Pikirkan dan nyatakan mengenai apa yang tidak anda inginkan.
Pikirkan keadaan yang tidak menyenangkan di masa lalu yang tidak akan bermanfaat untuk pencapaian tujuan.

R - Resourced
Sumber-sumber apa yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai tujuan.
Resources bisa meliputi dimensi internal dan eksternal.
Hal ini merupakan proses kreatif penggalian ide untuk mendukung pencapaian goal.
Pikirkan pertanyaan-pertanyaan internal seperti:
Apa keinginan anda yang berkaitan dengan pengetahuan, kecakapan dan sikap?
Pikirkan pertanyaan-pertanyaan eksternal seperti:
Dimana anda bisa memperoleh sumber-sumber eksternal?
Siapa yang dapat membantu anda?

I - Initiated and maintaned by you
Pikirkan apakah anda akan menjadi orang pertama yang melangkah (mencapai goal) atau orang lain yang akan melakukannya.
Ada dua hal fundamental dalam hidup ini yaitu sebab dan akibat.
Bagian pertama yaitu sebab akan menempatkan anda sebagai pengemudi.
Sementara itu bagian kedua akibat, akan menempatkan anda sebagai penumpang.
Begitu anda mulai menjalankan tujuan , kendali akan berada di tangan anda, begitu pun sebaliknya.  Interaksi dengan orang lain tidak menghilangkan kendali.  Sekali lagi kendali tetap di tangan anda.

E - Ecological
Tidak semua tujuan semulus yang anda pikirkan.  Keberhasilan pencapaian tujuan pada satu sisi menimbulkan problem pada sisi lain.  
Pertanyaan yang perlu dijawab dalam perspektif yang lebih luas adalah:
-  Apa yang akan terjadi bila anda mencapai tujuan?
-  Apa yang akan terjadi bila anda memutuskan untuk tidak mengejar tujuan?
-  Apa yang tidak akan terjadi bila anda  berhasil mencapai tujuan?
-  Apa yang tidak akan terjadi bila anda memutuskan untuk tidak mengejar tujuan?

S - Sensory based evidence to chart your progress
Kemajuan pencapaian tujuan dapat dilihat dan didengar.
Pertanyaannya adalah:
Bagaimana anda tahu saat tujuan anda tercapai?
Contoh jawabannya adalah: Saya akan menerima gaji lebih, atau saya akan melihat pengumuman promosi saya.

T - Time phased
Tentukan kapan tujuan tersebut akan anda capai.  Rencanakan waktu/time frame yang realistik.

Point 2.  Tujuan  bermakna - menjadikannya motivasi
Menyangkut seberapa penting tujuan tersebut bagi anda dan apakah tujuan tersebut cukup penting bagi anda untuk dicapai?
Pertanyaan dari point ini adalah:
Saat anda mencapai tujuan ini, apa saja nilai yang lebih tinggi tersedia untuk anda?
Seberapa penting nilai yang lebih tinggi ini bagi anda?
Value juga berkaitan dengan kualitas waktu

Point 3.  Mensejajarkan tujuan dengan misi pribadi - ciptakan kecocokan
Ciptakan kesesuaian antara tujuan dengan misi hidup anda.  
Pertanyaan dari point ini adalah
Bagaimana anda menggambarkan tujuan anda dalam konteks tujuan yang lebih khusus?
Jawaban:
Mendapatkan hasil menggunakan ketrampilan kepemimpinan dan gaya mempengaruhi
Menjadi lebih baik dalam bidang pembelajaran dari pengalaman

Point 4.  Pengaruh meta program - pola-pola untuk membantu bukan menghalangi
Apakah pola meta program anda membantu atau menghalangi langkah anda menuju pencapaian tujuan?
Jika anda mempunyai tujuan yang membutuhkan kecakapan yang sekiranya sulit untuk dipelajari karena pola meta program anda.  Jangan putus asa, karena anda dapat mengubahnya pada 2 area.

Pertama, Perilaku Eksternal
-Saya akan mengenali semua peristiwa di mana perilaku saya tunduk kepada suatu prosedur yang jelas
-Saya akan mengamati dan menirukan sikap yang dilakukan orang, kemudian memilih dan membangun lebih dari semua ini ke dalam komunikasi saya setiap hari.
-Saya juga akan mengubah kebiasaan pola-pola prosedural, seperti mengambil rute yang berbeda ke tempat kerja, melakukan variasi saat istirahat.

Kedua, Internal State
-Metaprogram saya menyaring lingkungan eksternal menggunakan filter yang prosedural.  Hal ini membentuk gambaran internal, di mana saya akan merespon.  Saya dapat berubah menggunakan submodalities dengan cukup mudah, caranya:

1.  Pikirkan satu waktu saat anda menikmati tugas prosedural dan catat submodalities gambaran internal anda.
Saat anda telah mengidentifikasikannya, perkuat masing-masing submodality hingga anda mengalokasikan satu yang kritis yang mengubah pengalaman anda.

2.  Ubah keadaan.

3.  Pikirkan kembali pada satu waktu saat anda bekerja dalam pola pilihan dan catat submodalitiesnya.  Jika tidak memiliki pengalaman dimaksud, bayangkan suatu prosedur yang didesain untuk memberikan ada lebih banyak pilihan.

4.  Bandingkan perbedaan dua gambaran di atas.

5.  Sekarang, ambil kembali gambaran pola-pola pilihan dan tentukan submodalities dari gambaran prosedural.  
Perkuat image dan cetuskan submodality yang kritis

6.  Ulang langkah terakhir lima atau enam kali dan kenali setiap perubahan dalam hal perasaan mengenai mengerjakan tugas pilihan.

Point 5.  Kekuatan keyakinan - Menyatukan tekad, energi/tenaga, dan komitmen.
Merupakan komponen vital tujuan.  Kepercayaan merupakan kekuatan yang menentukan sukses atau kegagalan.

Kepercayaan berada di belakang ketetapan, energi dan komitment anda.
Proses yang dilalui berhubungan dengan segala keterbatasan anda (seperti  kemampuan yang tidak anda sadari, identitas, dan segala keraguan atas sukses).

Proses penciptaannya bisa dibantu dengan menjawab contoh pertanyaan berikut:

Adakah sesuatu yang menghentikan anda meraih tujuan?
Jawaban: Nampaknya saya tidak akan menjadi senior manager.

Misalkan anda memiliki keraguan, apa yang akan terjadi?
Jawaban: Saya tidak akan mampu mempengaruhi pada tingkatan senior.

Dalam hal apa semua keberatan ini menggelikan atau tidak masuk akal?
Jawaban: Saya sudah memberikan feedback positif mengenai semua ketrampilan komunikasi saya dari senior manager.

Bukti yang bertentangan apa yang dapat anda temukan untuk menunjukkan keberatan-keberatan di atas tidak berlaku bagi anda?                                                                                            Jawaban: Saya telah sukses hingga saat ini, jadi mengapa hal ini mesti diubah?
Saya adalah komunikator yang baik dan meningkatkan diri setiap hari.

Keyakinan yang lebih kuat dan memberdayaan apa lagi yang akan anda pegang?
Jawaban: Saya adalah orang yang sukses dan akan meneruskan kesuksesan saya.

Sediakan waktu untuk menjawab pertanyaan- pertanyaan tersebut sendiri.  Proses yang akan terjadi akan menghilangkan segala keyakinan akan keterbatasan dan penciptaan keyakinan pemberdayaan untuk membantu pancapaian tujuan.

Jika kesulitan menentukan jawaban, mintalah bantuan teman atau kolega untuk membantu.

Point 6.  Perjalanan - apa yang anda pelajari
Hambatan utama sukses di masa depan adalah potentsi pembelajaran dan tindakan menyalahkan atau memaafkan diri sendiri atas kegagalan.  Apabila segala sesuatu berjalan sesuai apa yang dikehendaki, anda barangkali merasa menjadi manusia super.  Namun demikian berhati-hatilah menghadapi kejutan-kejutan dan pelaksanaan rencana di bawah ekspektasi anda.  Aspek yang paling penting dari semuanya adalah memelihara ketetapan hati dan percaya diri, hadapi setiap situasi sebagai sautu kesempatan untuk belajar dan perbaikan, dan anda akan meraih sukses. Anda akan gagal jika menyalahkan orang lain atas kegagalan anda.

Oleh karena itu, bertanggungjawablah atas segala pemikiran dan tindakan anda. Pergunakan perjalanan
pencapaian tujuan sebagai kendaraan pengembangan diri.

 

Advertisement

Online Chat

comes_onweb

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Your IP: 54.226.172.30

Contact

CORRESPONDENCE
Alamanda Tower lt 17 AB,
Thamrin Residences,
Jl. Thamrin Boulevard
Jakarta 10340

CALL :
TEL / FAX:  (021)7522698

CONTACT :
Email : ahoesodo@gmail.com
YM : ahoesodo@yahoo.com

Maaf, tidak melayani konsultasi hukum online