APA DAN BAGAIMANA MENGURUS IJIN HAK MEREK

HAK MEREK lebih khusus digunakan dalam bidang perdagangan dan jasa yang menunjukan daya pembela perihal tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, dan angka-angka susunan warna (kombinasi). Jadi untuk lebih jelasnya bagaimana ijin hak merek di urus dan apa dasar hukumnya., berikut keterangannya:
1.    Ketentuan Hukum
a.    UU No. 15 Tahun 2001 tentang Merek
b.    PP No. 7 tahun 2005 tentang susunan organisasi, tugas, dan fungsi Komisi Banding Merek
c.    PP No. 20 tahun 2005 tentang tatacara permohonan, pemeriksaan, dan penyelesaian Banding Merek.

2.    Prosedur permohonan merek
Secara singkat,prosedur pendaftarannya diatur sbb:    
a.    Setelah permohonan diajukan, Ditjen HAKI melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan persyaratan merek.
b.    Jika ada persyaratan yang belum lengkap, kepada pemohon diminta untuk segera dilengkapi dalam waktu paling lama 2(dua) bulan terhitung sejak tanggal pengiriman pemberitahuan tersebut.
c.    Dalam waktu paling lama 30 hari terhitung sejak tanggal penerimaan kelengkapan persyaratan dilakukan pemeriksaan substantive oleh Ditjen HAKI dalam waktu paling lama 9 (Sembilan) bulan.
d.    Dalam waktu paling lama 30 hari terhitung sejak tanggal penerimaan Surat pemberitahuan pemeriksaan substantif, pemohon/kuasanya dapat menyampaikan tanggapannya dengan menyebutkan alas an.Jika Pemohon/kuasanya tidak menyampaikan keberatan/tanggapan Ditjen HAKI menetapkan keputusan tentang penolakan permohonan tersebut.
e.    Jika Pemohon/kuasanya menyampaikan keberatan/tanggapan dan pemeriksa melaporkan bahwa tanggapan tersebut dapat diterima, permohonan itu diumumkan dalam berita resmi merek dalam waktu paling lama 10 hari sejak permohonan disetujui. Jika pemeriksa melaporkan sebaliknya, maka permohonan dinyatakan ditolak.
f.    Terhadap permohonan yang diterima, Ditjen HAKI menerbitkan clan memberikan Sertifikat Merek kepada pemohon/kuasanya dalam waktu paling lama 30 hari terhitung sejak tanggal berakhirnya jangka waktu pengumuman.
g.    Dapat diajukan pemohonan banding kepada Komisi Banding apabila permintaan pendaftaran merek ditolak oleh Ditjen HAKI berdasarkan alas an yang bersifat substantif.

3.    Syarat – syarat permohonan
Surat permohonan pendaftaran merek perlu dilampiri dengan:
a.    Fotokopi KTP yang dilegalisir. Bagi pemohon yang berasal dari luar negeri sesuai dengan ketentuan undang-undang harus memilih tempat kedudukan di Indonesia, biasanya dipilih pada alamat kuasa hukumnya;
b.    Fotokopi akta pendirian badan hukum yang telah disahkan oleh notaries  apabila permohonan diajukan atas nama badan hukum;
c.    Fotokopi peraturan pemilikan bersama apabila permohonan diajukan atas nama lebih dari satu orang (merek kolektif)
d.    Surat kuasa khusus apabila permohonan pendaftaran dikuasakan;
e.    Tanda pembayaran Maya permohonan;
f.    Surat pernyataan bahwa merek yang dimintakan pendaftaran adalah miliknya;

4.    Merek yang dilindungi
Merek yang dilindungi antara lain:
a.    Merek jasa yaitu merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenisnya.
b.    Merek dagang yaitu merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenisnya.
c.    Merek kolektif yaitu merek yang digunakan pada barang atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakan barang dan jasa sejenisnya.

5.    Ciri – ciri hak merek
a.    Jenis merek yang dilindungin: gambar nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, warna-warna atau gabungan dari unsur-unsur tersebut.
b.    Kriteria perlindungan: memiliki daya pembeda dan digunakan untuk mengidentifikasi.
c.    Cara memperoleh Hak Merek: Mengajukan permintaan pendaftaran merek kepada Ditjen HAKI.
d.    Jangka waktu berlaku: 10 tahun dari tanggal penerimaan permohonan pendaftaran, tetapi dapat berlangsung terus bila diperpanjang dan digunakan.
e.    Bentuk pelanggaran: apabila menggunakan merek yang sama atau serupa secara tanpa hak dengan merek yang telah didaftar.

6.    Fungsi hak merek
Hak merek memberikan hak monopoli bagi pemegangnya dalam hal pemakaian komoditas sejenis dengan jangka waktu 10 tahun dan dapat diperpanjang. Merek juga bermanfaat bagi kepentingan konsumen. Pada dasarnya merek berfungsi antara lain :
a.    Sebagian tanda pembeda suatu barang/jasa dengan barang/jasa sejenis;
b.    Melindungi konsumen dari barang-barang palsu;
c.    Menjaga dan mengamankan kepentingan produsen;
d.    Memberikan garansi dan reputasi;
e.    Sebagian jaminan kualitas.
(Dihimpun dari berbagai sumber)


 

Advertisement

Online Chat

comes_onweb

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Your IP: 54.81.110.114

Contact

CORRESPONDENCE
Alamanda Tower lt 17 AB,
Thamrin Residences,
Jl. Thamrin Boulevard
Jakarta 10340

CALL :
TEL / FAX:  (021)7522698

CONTACT :
Email : ahoesodo@gmail.com
YM : ahoesodo@yahoo.com

Maaf, tidak melayani konsultasi hukum online