What is Homeopathy....Apakah Homeopathy itu?

Selama ini kita selalu tergantung pada obat-obatan yang dikeluarkan oleh dokter yang berasal dari campuran zat kimia. Kita sering mendengar berbagai keluhan dan berita dari dampak obat-obatan yang diberikan oleh dokter terhadap pasiennya. Belum lagi diketahui juga hampir semua obat-obatan selain memang dapat menyembuhkan tetapi selalu dan hampir dapat dikatakan pasti selalu terdapat dampak sampingan. Obat-obatan yang berasal dari ramuan kimia ini disebut dengan obat-obatanalopathy. (Gambar kanan atas adalah Homeopathy Hospital di Bristol)

Di berbagai negara maju sekarang ini sudah banyak dikenal penggunaan obat-obatan pengganti dari alopathy yaitu homeopathy. Kalau kita ke negara-negara Eropah maka sudah bukan aneh lagi di farmasi yang kita temui juga terdapat counter untuk obat-obatan homeopathy. Hal ini disebabkan orang-orang disana sudah menghindar dari penggunaan obat-obatan alopathy selain mahal juga dianggap membahayakan kesehatan dan selalu memiliki dampak sampingan. Berbeda dengan alopathy, pengobatanhomeopathy dampak sampingan dari obat-obatan ini adalah kecil dan nyaris nihil.

Pengobatan homeopathy sudah sejak lama dilakukan dan senantiasa menjadi topik controversial dan senantiasa dinilai tidak memiliki bukti scientific oleh dunia kedokteran. Pada abad ke 19 pengobatan homeopathy pernah mencapai puncak popularitasnya dan Dr John Franklin Gray merupakan dokter yang melakukan praktek homeopathy pertama di New York City pada tahun 1828. Pada tahun 1830 sekolah homeopathy pertama dibuka di Amerika sehingga pada tahun 1900an terdapat 22 homeopathy colleges di Amerika dan 1500 orang practioners homeopathy. Salah satu hal yang menyebabkan naiknya popularitas pengobatan homeopathy adalah keberhasilan penyembuhan dalam pengobatan penyakit infeksi menular yang epidemic. Pada tahun 1900 an tingkat kematian pasien yang terkena kolera epidemic di rumah sakit homeopathy angkanya adalah lebih rendah dari pada angka ratio di rumah sakit konvensional. Sayangnya, dengan berkembangnya komersialisasi dunia pengobatan alopathy dan berbagai tentangan dari dunia kedokteran yang secara terus menerus menyudutkan dan mengkritik pengobatan homeopathy cara pengobatan ini popularitasnya menurun dan ditinggalkan.

Namun demikian saat ini cara pengobatan homeopathy kembali  mendapatkan popularitas. Masyarakat mulai menyadari bahwa pengobatan konvensional selain mahal juga berbahaya. Ditambah lagi upaya komersialisasi yang dilakukan oleh pabrik-pabrik obat telah melampaui batas-batas yang wajar.  Di Amerika Serikat, pengobatan homeopathy berdasarkan Food, Drug and Cosmetic Act tahun 1938 telah diakui sebagai obat-obatan. Pada tahun 1950an di Amerika hanya terdapat 75 orang ahli homepathy murni yang melakukan praktek namun di tahun 1970an pengobatan homeopathy mengalami lonjakan dan penjualan hasil produksi obat-obatan homeopathy meningkat 10 kali lipat. Demikian pula profesi kedokteran di dunia mulai menerima pengobatan homeopathy dan produsen farmacy terkemuka juga mulai menyadari potensi bisnis dari penjualan obat-obatan homeopathy. Hal ini terjadi karena sebagian masyarakat yang berpendidikan sangat  memahami terhadap bahaya obat-obatan konvensional dan mulai mencari cara pengobatan alternatif yang lebih murah dan dapat dipahami khasiat dan cara bekerjanya.

Apakah homeopathy itu?

Homeopathy adalah suatu sistem terapi yang didasarkan pada konsep bahwa  penyakit dapat disembuhkan oleh zat (dosis sangat kecil) yang dinilai mampu/dapat menghasilkan gejala/symptoms yang sama pada orang yang sehat sebagaimana penyakit itu sendiri. Homeopathy dikembangkan oleh seorang dokter Jerman  yaitu Dr Samuel Hahnemann (1755-1843) pada akhir abad ke 18 dan awal abad 19an. Pengobatan ini dikembangkan dan dipopulerkan oleh dokter Amerika yaitu Dr. James Tyler Kent.

Homeopathy dikembangkan berdasarkan theory bahwa setiap elemen  alamiah, tumbuh2an dan bahan-bahan mineral apabila dicerna atau digunakan akan menghasilkan symptoms/gejala yang mana akan diperoleh suatu bahan murni (true essence) dari bahan yang bersangkutan(substance). Hahnemman percaya dengan  mengencerkan/melarutkansubstance dengan suatu cara/ standar tertentu maka akan diperoleh true essence dari substance tersebut. Hahnemman menyebut proses pengenceran/ pelarutan sebagai "potentizing" substance. Selanjutnya larutan tersebut kemudian dapat digunakan untuk mengobati gejala/symptoms yang ingin diobati.

Hahneman dan pengikutnya melakukan pendekatan holistic dalam pengobatannya yaitu bahwa dalam pengobatan perlu menjadi satu kesatuan antara tubuh dan jiwa tidak hanya penyakitnya. Dalam melakukan pengobatannya Hanemman tidak saja menanyakan gejala penyakit yang dirasakan oleh pasiennya tetapi senatiasa berupaya mendalami secara rinci kebiasaan dan kehidupan sehari-hari pasiennya. Menurut homeopathy, gejala yang nampak dari suatu penyakit adalah suatu bentuk dari perlawanan tubuh terhadap penyakit.  Homeopathy mengajarkan bahwa symptoms tersebut perlu didorong dengan memberikan pengobatan dalam dosis yang sangat sangat kecil yang mana apabila dalam dosis yang besar akan menghasil symptoms yang terlihat pada pasien. Pengobatan ini dimaksudkan untuk menstimulasi sistem imunitas dari pasien untuk menyembuhkan dari penyakit.

 

Advertisement

Online Chat

comes_onweb

Visitors Counter

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter

Your IP: 54.226.172.30

Contact

CORRESPONDENCE
Alamanda Tower lt 17 AB,
Thamrin Residences,
Jl. Thamrin Boulevard
Jakarta 10340

CALL :
TEL / FAX:  (021)7522698

CONTACT :
Email : ahoesodo@gmail.com
YM : ahoesodo@yahoo.com

Maaf, tidak melayani konsultasi hukum online